Minggu, 25 Mei 2014

PUJIANKU TAK MEMOTIVASI ANAKKU

Predikat adalah doa. Predikat akan mendorong anak-anak untuk sesuai dengan predikat yang diberikan. Predikat anak sholeh, anak pintar, anak mandiri, dan berbagai predikat positif lain akan mendorong anak ke arah yang baik. Sedangkan predikat  anak malas, anak manja, anak jahat, anak bandel, anak bodoh, anak nakal, dan sebagainya, merupakan predikat negatif yang membentuk citra diri yang buruk pada anak.

Predikat positif, sehari-hari diberikan dalam bentuk pujian. Setiap anak suka pujian walaupun mereka tampak tidak peduli. Demi sebuah pujian, anak dengan rela melakukan apa yang mereka tidak sukai. Karena sebuah pujian yang menguatkan mereka sanggup melakukan apa yang sebelumnya mereka tidak yakin bisa. Anak Pertama saya (Adlan 2,5 tahun, Playgroup), ketika tahu saya sudah pulang maka dia akan mengeluarkan kotak bekalnya. Dia akan menunjukkan kotak bekalnya yang sudah kosong untuk satu tujuan, yaitu pujian. Dia tahu saya akan memujinya “Subhaanallah, Adlan makannya habis. Alhamdulillah…”. Sebaliknya dulu ketika saya tidak mengerti tentang predikat positif ini, saya sering menjuluki anak saya sebagai anak yang susah makan dan kondisi anak saya semakin sesuai dengan predikat tersebut.

Kekuatan predikat positif ini diakui bahkan oleh para ahli dan dibuktikan oleh penelitian. Penelitian air oleh Dr. Masaru Emoto, dari Universitas Yokohama,Jepang. Air ternyata bisa mendengar. Ketika kita ucapkan kata-kata negatif “setan” kepada air,  maka Kristal-kristal air yang dibekukan kemudian dilihat di bawah mikrosokop maka bentuknya akan tampak jelek dan tidak beraturan. Sebaliknya bila kita ucapkan kata-kata positif kepada air tersebut, misalnya : “arigato”, maka kristal-kristal air tampak menjadi indah. Bila diberi doa Islam, maka Kristal air tersebut tampak segi enam dengan 5 cabang daun berkilauan. Dan tentunya kita ingat bahwa tubuh manusia 75% terdiri dari air. Maka predikat yang kita ucapkan akan didengar oleh seluruh air dalam tubuh anak-anak kita.

Tapi, mengapa pujian-pujian kita berulang kali tampak tidak berhasil mengubah perilaku anak? Istri saya mencurahkan isi hatinya “Pa, tadi Saya sudah memuji adek Kenzie. Saya katakan padanya dia kan anak sholeh dan rajin. Tapi dia tidak juga beranjak bersikap baik.”. beberapa waktu lain juga bercerita “kalau adek sering keras kepala, Saya kadang membentaknya karena dia suka mengamuk. Memberikan predikat positif anak sholeh ataupun anak baik sering saya lakukan, tapi kok tampak tidak mengubah perilakunya?”

Ayah Bunda, pujian itu akan memotivasi anak bila kita berikan dengan tepat. Memberikan pujian untuk memaksa anak melakukan sebuah perilaku itu pujian sogokan. Anak akan menangkap bahwa pujian kita tidak ikhlas tapi hanya agar mereka menuruti kemauan kita. Pemberian pujian yang dapat mendorong anak adalah setelah perilaku itu sudah dilakukan. Pujian kita akan membenarkan perilakunya dan akan mendorong anak melakukannya kembali. Hal ini juga berlaku untuk pujian anak sholeh untuk anak-anak yang masih suka mengamuk. Mereka memang akan mendengar pujian ini dan air dalam tubuh juga akan merekam. Tapi, mereka menolak pujian ini karena diri mereka sendiri merasa bahwa mereka anak yang dibenci. Mereka menyadari bahwa orang-orang tidak menyukai mereka sehingga pujian kita pun dianggap tidak sesuai kenyataan.

Memberikan predikat positif berupa pujian untuk anak yang masih sering mengamuk itu harus. Bila kita coba amati di keseharian, silakan catat apakah lebih banyak mengamuknya atau baiknya. Tentu lebih banyak saat  mereka berperilaku baik. Ayah Bunda, berikanlah predikat tersebut saat mereka telah melakukan perilaku baik sekecil apapun, misalnya main bersama adik dengan tenang, menggambar di kertas, makan dengan tenang, membantu memasak, dan sebagainya. Pujian tersebut akan mereka terima karena sesuai dengan apa yang sudah dilakukan.

Selain memastikan pujian setelah perilaku, bagi anak yang masih suka mengamuk perlu juga dibantu untuk bisa mengendalikan marah agar mereka yakin bahwa mereka benar-benar anak sholeh yang disukai oleh orang di sekitarnya. Ketika anak merasa bahwa dia sudah bisa mengendalikan dirinya, dia akan merasa yakin bahwa dia benar-benar anak sholeh.

Pujian adalah predikat positif yang mendorong anak kita bila diberikan dengan tepat, salah satunya dengan menempatkannya setelah anak berperilaku. Semoga anak-anak kita semakin termotivasi untuk melakukan berbagai perilaku baik yang kita harapkan.

Disampaikan untuk :
TPA / KB IT AL UMMAH
Malang Anggun Sejahtera Blok i-12 No.30
Lawang Malang.

Info mendaftaran
Telp. 03177477458
SMS. 08983738373

Selasa, 06 Mei 2014

PENDAFTARAN DAYCARE AL UMMAH INDONESIA

DAYCARE / TAMAN PENITIPAN ANAK (TPA) 
YPIT AL UMMAH INDONESIA
Sebuah layanan yang kami hadirkan di Komplek Perumahan Malang Anggun Sejahtera untuk memberikan sumbangsih pendidikan dan pengasuhan bagi anak-anak muslim setempat.

Proses Kurikulum
Dalam penerapan proses pembelajaran di DayCare / Taman Penitipan Anak (TPA) IT AL UMMAH kami menggunakan :
  • Pendidikan Akhlaq
  • Pengembangan Potensi  Kecerdasan Majemuk Anak.
PembimbingProses pembelajaran akan di dampingi Bunda yang telah di didik khusus oleh Aulia Rahman Pak Guru (Konsultan Pendidikan Multiple Intelligence dan Praktisi Hypnotherapy) sekaligus penulis buku pendidikan anak berjudul Parenting On Air

Waktu Penitipan Anak
Penitipan buka menyesuaikan hari kerja kantor (Senin - Jumat) dan mengikuti libur nasional sekolah pada umumnya.

DayCare / Taman Penitipan Anak (TPA)
Masuk selama 5 hari dalam satu minggu pada hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat dan Sabtu
Pukul : 07.00 - 16.00 Wib. (Khusus Sabtu Pukul 07.00 - 13.00 Wib)

Pendaftaran DayCare / Taman Penitipan Anak (TPA)
Telah di Buka Pendaftaran Mulai Mei - Juni 2014
Penadaftaraan di TUTUP Bila telah memenuhi kuota.

Biaya Pendaftaran DayCare / Taman Penitipan Anak (TPA)
Tahun Pelajaran 2014 - 2015
Formulir Pendaftaran  Rp. 50.000,-
SPP Per-Bulan  Rp. 350.000,- (termasuk Makan Siang dan SPP PlayGroup untuk umur < 4 tahun)
Pembelian Seragam + Perlengkapan Belajar  Rp. 475.000,-
Dana Kegiatan Semester  Rp. 50.000,-
Dana Pembangunan  Rp. 85.000,-


Fasilitas
1.   Ruang Belajar
2.   Ruang Istirahat
3.   Area Bermain
4.   Seragam Umum
5.   Seragam Batik
6.   Seragam Olahraga
7.   Tempat Makan
8.   Tempat Minum
9.   Tas Sekolah
10. Buku Latihan Selama setahun
11. Pemeriksaan Kesehatan Anak
12. Unit Kesehatan Sekolah
13. Kegiatan Luar Kelas
14. Kegiatan Akhir Semester
15. Raporan Aktivitas Semester
16. Raporan Tumbuh Kembang Anak

Info Pendaftaran
Komplek Perumahan Malang Anggun Sejahtera
Blok i - 12 No.30 Sumber Porong - Lawang - Malang
Telp. 031 774 774 58, 089 8373 8373
(Layanan Info Pendaftaran setiap Sabtu & Minggu)

Download Brosur
Brosur KB / PG / TK / TPA AL UMMAH LAWANG